


Sejak kecil, Lin Shuyue dianggap sebagai pembawa sial oleh neneknya, tetapi dia tetap optimis dan gigih. Untuk mendapatkan beasiswa guna pengobatan ayahnya, dia berani mendaftar kompetisi matematika internasional dan secara ajaib meraih juara pertama! Namun, yang menantinya adalah tuduhan dari keluarga, sepupu yang mengklaim pencapaiannya, serta keraguan dan fitnah yang bertubi-tubi. Pada akhirnya, dalam sidang, Lin Shuyue membela diri dan mentornya Chen Cheng, mengungguli siswa dari tiga institusi ternama, membersihkan nama mereka, dan menerima tawaran penerimaan dari ketiga perguruan tinggi prestisius tersebut.