


Sejak kecil, putri bungsu keluarga kaya Lazuardi, yaitu Mira, dan putri keluarga Jatmiku yang hidup sederhana, Jihan, secara tidak sengaja tertukar identitas. Dua puluh tahun kemudian, Jihan (anak asli Keluarga Lazuardi) tumbuh di lingkungan keluarga Jatmiko yang sangat memandang rendah perempuan, terutama dengan budaya patriarki yang kuat. Meski demikian, dia berhasil masuk universitas sambil menghadapi pelecehan dari adik laki-lakinya. Sementara itu, Mira (anak asli Keluarga Jatmiko) menjalani kehidupan mewah di Keluarga Lazuardi. Kedua gadis tersebut diterima di universitas yang sama. Mira, yang menyukai seorang pria, mempermalukan Jihan karena pria tersebut memiliki ketertarikan pada Jihan. Dalam kejadian yang tak terduga, guru yang dipanggil oleh teman Jihan untuk menyelamatkannya adalah mantan pacarnya, Fendi Lazuardi. Mereka bertemu di toko swalayan, dan karena perhatian serta keramahan Fendi, keduanya terlibat hubungan intim setelah mabuk. Jihan merasakan kenyamanan dari kehangatan Fendi yang telah menyelamatkannya, dan mereka menjalani hubungan sebagai teman tidur selama satu tahun hingga akhirnya berpisah karena kesalahpahaman. Pertemuan berikutnya terjadi di universitas. Setelah Fendi menegur Mira, dia tak dapat menahan diri untuk peduli pada Jihan, tetapi kebaikannya tidak diterima dengan baik. Saat mencoba memahami situasi Jihan, Fendi mengungkapkan bahwa dia adalah dosen baru di universitas Jihan.