


Tiga tahun yang lalu, Song Jiayi membuat keputusan yang akan ia sesali seumur hidupnya, terperdaya oleh godaan uang. Ia mengkhianati Chen Zhixi, yang sangat mencintainya, dan secara langsung memasangkan 'topi hijau' pada dirinya. Waktu berlalu, tiga tahun kemudian, Chen Zhixi sudah menjadi keluarga terkaya di Nancheng, dengan kekuasaan yang luar biasa. Ia tidak hanya berencana menikahi sahabat Song Jiayi, tetapi juga untuk merebut hati Song Jiayi kembali. Untuk membiayai biaya pengobatan ibunya, Song Jiayi, yang malang, jatuh ke dalam jebakan yang dirancang oleh sahabatnya, sehingga Chen Zhixi menemukannya dalam keadaan yang disebut sebagai 'perselingkuhan'. Hati Chen Zhixi hancur, dan ia memilih untuk pergi, mewarisi bisnis keluarga, dan pergi ke luar negeri. Tiga tahun kemudian, ia kembali dengan kehormatan, tetapi hatinya masih tidak bisa melupakan Song Jiayi. Ia berencana menggunakan wanita pendukung untuk menggoda Song Jiayi, agar ia juga merasakan bagaimana rasanya dikhianati. Dalam permainan yang direncanakan dengan cermat oleh wanita pendukung dan pria pendukung, kesalahpahaman antara pasangan utama semakin mendalam. Pada suatu kesempatan, Chen Zhixi kembali menangkap Song Jiayi dalam keadaan yang sangat mencurigakan, kali ini hubungan mereka mengalami perubahan mendalam. Setelah berhubungan dengan Song Jiayi, Chen Zhixi mulai meragukan apakah pengkhianatan yang terjadi dulu memang benar-benar ada, dan ia mulai menyelidiki secara diam-diam. Saat itu, Song Jiayi mendapati dirinya hamil. Namun, kematian ibunya membuatnya sepenuhnya putus asa terhadap Chen Zhixi, dan ia memutuskan untuk membalas dendam dengan membuatnya percaya bahwa anak itu adalah anak dari pria pendukung. Dalam kemarahan dan kecemburuan, Chen Zhixi memerintahkan untuk menggugurkan anak tersebut. Namun, pada saat yang krusial, ia menemukan kebenaran—semua ini adalah konspirasi dari wanita pendukung dan pria pendukung. Chen Zhixi terkejut, dan mulai merenung tentang tindakannya.