


Dikhianati dan dipermalukan oleh sepupunya Damar, kapten Samudra terpaksa berlayar sendirian dengan kapal butut. Berbekal keahlian dewa, ia bangkit menjadi raja lautan! Sebaliknya, Damar yang serakah justru kehilangan akal sehatnya karena keserakahannya sendiri. Menghadapi akhir tragis musuhnya, Samudra hanya menatap dingin dan kembali ke lautan biru miliknya.