


Pada masa kecilnya, Siti Rahayu dikhianati oleh ayahnya sendiri, dijual ke pedagang manusia, dan kemudian harus berpisah paksa dengan Hendra Wijaya, anak laki-laki yang menjadi sandarannya di panti asuhan. Sebelum berpisah, Siti Rahayu memberikan setengah kalung sebagai tanda pengenal. Bertahun-tahun kemudian, keduanya dinikahkan melalui perjodohan keluarga tanpa saling mengenal. Hendra Wijaya secara keliru mengidentifikasi Kusuma Halim, seorang wanita yang penuh tipu daya, sebagai cinta masa kecilnya yang hilang. Akibat kesalahan ini, ia memperlakukan istrinya sendiri, Siti Rahayu, dengan kejam dan penghinaan yang mendalam. Bianca Wardani, ibu kandung Siti Rahayu, yang digerakkan oleh naluri keibuan, mulai menyelidiki secara diam-diam dan secara bertahap menemukan bahwa Siti Rahayu adalah putri kandungnya yang hilang.