


Valen berhasil mendapatkan pesanan miliaran, namun atasannya malah memberinya uang palsu sebagai bonus. Sejek itu, ia membiarkan direktur mengacaukan divisi teknis hingga klien membatalkan pesanan dan menuntut ganti rugi besar. Saat perusahaan hampir bangkrut, Valen mendirikan perusahaan sendiri, menerima pesanan mahal, dan membuktikan kemampuannya.