


Dulu perempuan paling dicintai Sang Raja Muda, hatinya mati setelah suaminya membawa pulang selir hamil. Diam tanpa perlawanan, ia hanya menukar setiap pengabaian dengan satu keping emas, tak goyah meski dicemooh. Saat pusaka ibunya hancur, dengan sepuluh keping emas terkumpul, ia tinggalkan surat perpisahan dan pergi.