


Setelah Chloe menikah jauh di perantauan, ia mengalami berbagai kesulitan di keluarga suaminya. Setiap hari ia mengerjakan semua pekerjaan rumah dan memasak dengan hati-hati, namun selalu diperlakukan dingin oleh mertua dan suaminya. Bahkan Mia, anaknya yang masih kecil, sering diabaikan. Demi anaknya, Chloe terus bersabar, menanggung sendiri segala kepahitan, dan menjalani hari-hari dengan penuh penderitaan. Suatu hari, karena masalah sepele, terjadi konflik hebat. Chloe dihina secara lisan oleh keluarga suaminya, ia sangat tertekan dan menangis. Ketika kabar itu sampai ke keluarga orang tuanya, mereka sangat iba. Mereka segera mengendarai mobil menuju rumah keluarga suami Chloe, menegur langsung perlakuan tidak adil tersebut, dengan tegas membawa Chloe dan Mia kembali ke keluarga orang tuanya, dan dengan kehangatan keluarga menghilangkan segala kepahitan Chloe, sehingga ia kembali mendapatkan ketenangan dan sandaran hidup.