


Dalam perjalanan berkemah bersama istrinya, Lu Jiangyan, dan yang lainnya, ia memperingatkan akan datangnya badai—hanya untuk ditertawakan dan disingkirkan. Namun ketika tanah longsor yang mematikan melanda, Xiao Heng bangkit. Dengan keterampilan bertahan hidup yang mumpuni, ia menyelamatkan mereka semua dan mengungkap rencana pembunuhan yang mengejutkan. Kemudian datanglah pukulan terakhir: identitas aslinya sebagai "Dewa Alam Liar" yang legendaris terungkap. Pria yang pernah mereka cemooh? Ternyata—dialah raja yang sebenarnya.