


Satu keluarga dikeluarkan dari daftar pembongkaran dan diintimidasi oleh warga dan petugas desa. Protagonis merobohkan rumah lama, membangun tempat parkir di lahan pribadi, dan mendapat untung dari larangan parkir di jalan tol. Ketika orang lain menghasut laporan, ia membuktikan legalitas usahanya. Ia membeli lahan tetangga untuk memperluas, menahan tekanan modal, berhasil lewat reputasi baik, mengambil alih proyek lawan, dan menjadi teladan usaha pedesaan.