


Sang heroine didiagnosis mengidap kanker. Saat pulang ke rumah, ia justru mendapati keadaan rumah yang berantakan. Alih-alih mendapat perhatian dari keluarga, ia malah dihina oleh ibu mertua, dijauhi oleh anaknya, sementara suaminya bersikap acuh tak acuh dan bahkan membawa wanita lain ke dalam rumah. Melihat semua ini, ia pun memutuskan untuk berubah total. "Lupakan saja status ibu rumah tangga!" Pada akhirnya, sang hero menyadari kebaikan sang heroine dan memulai usahanya untuk merebut kembali hati sang heroine.