


Mertua Zahra menjual rumah seharga 8,4 miliar dan seluruh uangnya dipakai untuk membeli rumah anak perempuan mereka. Sepeser pun tidak dibagikan pada Zahra dan suaminya. Namun, mereka justru menuntut pasangan itu untuk menanggung biaya hidup mereka di hari tua. Menghadapi sikap parasit mertua dan iparnya, serta pembelaan buta suaminya pada keluarganya, Zahra sudah tak tahan lagi. Dengan tegas, ia memisahkan harta gono-gini dan memulai proses perceraian.