


Saat suami sedang di rumah, sang istri memesan seorang koki yang datang ke rumah. Awalnya, ia menggunakan alasan belajar memasak untuk berinteraksi secara ambigu dengannya, dan perilakunya perlahan melewati batas. Sang suami awalnya tidak menyadari, sering disuruh pergi oleh istrinya dengan alasan sedang “memasak,” tetapi suara-suara yang sering terdengar dari dapur akhirnya menimbulkan kecurigaannya.